Posted on

Roberto Mancini Bangga Bisa Bawa Italia Juara

Roberto Mancini Bangga Bisa Bawa Italia Juara

Roberto Mancini Bangga Bisa Bawa Italia Juara – Roberto Mancini dan tim Team Nasional (Tim nasional) Italia sudah diundang ke Istana Quirinal tempat Presiden Sergio Mattarella ada. Mereka segera ke tempat lokasi Presiden Italia tinggal karena barusan memenangkan Piala Eropa 2020.Memperoleh animo yang demikian mengagumkan dari beberapa simpatisan Italia, terhitung dari presidennya langsung pasti membuat Mancini dan tim berjulukan Gli Azzurri itu berasa suka. Dia juga mengucapkan terima kasih ke Mattarella dan simpatisan Italia karena sejauh ini telah memberikan dukungan mereka.Tanpa support itu, Mancini berasa susah untuk Italia untuk dapat keluar jadi juara Piala Eropa 2020. Mancini juga berasa senang sebab bisa diundang ke Istana Quirinal karena sukses bawa Italia memenangi persaingan empat tahunan itu.

Roberto Mancini Bangga Bisa Bawa Italia Juarai Piala Eropa 2020

Roberto Mancini Bangga Bisa Bawa Italia Juara

Kami senang ada di sini, di Istana Quirinal. Terima kasih ke Presiden (Mattarella) karena menjadi fans pertama kami, bersama dengan masyarakat Italia yang lain yang telah memberikan dukungan kami saat tampil di London, Munich, Florence, dan Roma,” kata Mancini, diambil dari Football Italia, Selasa (13/7/2021).Untuk Mancini dan Jorginho dan teman-teman, memenangi Piala Eropa 2020 terang jadi hal yang paling mengagumkan buat mereka. Karena mereka akan diingat sebagai team yang sukses memberinya gelar ke-2 Piala Eropa dalam riwayat sepakbola negara itu.Piala pertama Italia di gelaran Piala Eropa terjadi pada edisi 1968 . Maka, perlu waktu 53 tahun untuk Italia untuk dapat meraih piala ke-2 mereka di gelaran empat tahunan itu.

Mancini juga suka karena karena mereka, Italia pada akhirnya dapat rayakan kembali titel juara Piala Eropa. Dia juga berasa senang sebab bisa menolong Italia juara, ditambah mereka sukses mencatat sebuah halaman yang di cantik di buku riwayat sepakbola Italia. Negara ini pada akhirnya bias rayakan (titel juara) kembali, kami senang jika kami bisa memberikan mereka emosi ini, menulis salah satunya halaman paling indah dalam riwayat sepakbola kami,” ikat Mancini.

Kejelasan Italia memenangkan Piala Eropa 2020 didapatkan selesai menaklukkan Inggris di partai final yang berjalan di Stadion Wembley, London pada Senin 12 Juli 2021 pagi hari WIB. Italia persisnya menang melalui sinetron beradu penalti dengan score 3-2. Roberto Mancini Bangga Bisa Bawa Italia Juara Sinetron beradu penalti harus dimainkan karena di saat 120 menit, baik Italia dan Inggris sama kaut 1-1 . Maka, mau tidak mau di saat itu set penalti juga dimainkan dan Italia pada akhirnya sukses keluar jadi juara.

Posted on

Timnas Inggris Kalah Penalti di Final Piala Eropa 2020

Timnas Inggris Kalah Penalti di Final Piala Eropa 2020

Timnas Inggris Kalah Penalti di Final Piala Eropa 2020 – Pelatih Tim nasional Inggris, Gareth Southgate pasang tubuh atas kekalahan teamnya di Final Piala Eropa 2020. The Three Lions kalah 2-3 dari Italia melalui beradu penalti di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021) pagi hari WIB.Hasil ini membuat beberapa punggawa The Three Lions harus mengikhlaskan piala juara jatuh ke tangan team musuh. Beberapa mempersalahkan beberapa pemain Inggris yang tidak berhasil lakukan eksekusi penalti.

Sudah diketahui, tiga penendang Inggris yaitu Bukayo Saka, Jadon Sancho dan Marcus Rashford tidak berhasil melakukan pekerjaan sebagai tiga penendang paling akhir. Namun, Southgate dengan tegas tidak akan mempersalahkan siapa saja atas kekalahan ini.Si pelatih malah masih tetap memberinya animo ke beberapa pemainnya selesai laga. Dia memberinya credit khususnya untuk beberapa pemain muda yang telah berusaha sampai ke titik optimal. Baca uga: Southgate Mengakui Tim nasional Inggris Kehilangan Style Bermain saat Temui Italia di Final”Tetapi kami tidak mempersalahkan siapa saja.

Timnas Inggris Kalah Penalti di Final Piala Eropa 2020, Southgate Pasang BadanĀ 

Timnas Inggris Kalah Penalti di Final Piala Eropa 2020

Mereka betul-betul suka bekerja bersama, dan mereka sudah mengambil langkah lebih jauh dari yang telah kita kerjakan berlama-lama. Tetapi sudah pasti malam hari ini benar-benar menyakitkan di ruangan tukar itu,” tutur Southgate dikutip dari situs Football Italia, Senin (12/7/2021). Juventus, Team Antagonis dan Protagonis Italia saat Juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020″Sudah pasti kami benar-benar sedih. Tetapi saya berpikir pertama kali beberapa pemain sudah memperlihatkan permainan terbaik. Mereka sudah memberinya semuanya yang mereka dapat,” sambungnya.Harry Kane dan kawan-kawan sebetulnya tidak tampil jelek. Mereka bahkan juga sukses pimpin terlebih dahulu melalui gol kilat Luke Shaw (2′).

Tetapi sesudahnya, Italia malah memimpin permainan. Gli Azzurri demikian kuasai jalannya laga sampai mereka sukses menyamai posisi dan pastikan kemenangan melalui beradu tos-tosan.
Keadaan itu dianggap oleh Southgate. Dia mengaku beberapa pemainnya telah memulai laga secara baik. Tetapi, pelatih 59 tahun itu tidak menolak team musuh sukses kuasai permainan.

Mereka tidak bisa menyaksikan diri sendiri dalam soal bagaimana mereka latihan, karena mereka tidak bisa melakukan kembali atau lebih bagus,” sambungnya. Terkadang mereka bermain baik sekali, terkadang kami tidak betul-betul jaga bola dengan lumayan baik. Khususnya pada awal set ke-2 ,” tandas Southgate.